Internet marketing adalah sarana untuk memasarkan produk/jasa anda lewat internet.
Apakah bisa? Ya, jawabannya bisa.
Ia pasang iklan di berbagai tempat di internet. Lalu orang yang membaca iklannya akan mengetahui bengkel Joko. Jika ia tertarik maka ia akan ke bengkelnya Joko dan menjadi pelanggan.
Namun beberapa tahun terkahir, terutama di negara maju seperti di US, banyak orang telah menggunakan Internet Marketing sebagai medium untuk mencari uang lewat internet. Jadi walaupun ia tidak punya toko/bisnis offline, ia pun bisa ikut terjun di Internet Marketing untuk mendapatkan uang.
Saya berasumsi anda yang baca ini sekarang adalah tipe yang ini, yaitu yang mau mencari penghasilan tambahan/penghasilan full time lewat internet tetapi tidak punya toko/bisnis offline. Oleh karena itu apa yang saya tulis selanjutnya akan memfokuskan kepada orang yang mau berbisnis di internet (Internet Marketing), tetapi tidak punya toko offline.
Sebelum saya mulai, saya mau menjelaskan keuntungan mencari uang lewat internet atau yang disebut Internet Marketing.
Dengan menjalankan Internet Marketing, ada beberap keuntungan yang dapat diperoleh:
1. Anda bebas dari macet (apalagi jika anda tinggal di Jakarta, dimana jalanan sudah semakin macet dari tahun ke tahun). Artinya anda menghemat waktu, uang bensin dan tol, dan juga menghemat frustrasi/stress karena anda tidak akan lagi terjebak di macet.
2. Resiko yang sangat minim dibanding jika anda membuka toko offline.
Contoh: Jika anda mau buka toko baju di ITC, kira-kira berapa biaya operasional anda? Ongkos sewa, listrik, maintenance, gaji karyawan, stock barang, biaya transport anda bulak balik dari rumah-toko, dll. Apabila anda menjalankan Internet Marketing, biaya anda untuk memulai sangat minim: domain, hosting, biaya iklan -> tapi inipun bisa Gratis jika memang budget anda terbatas. Saya akan menjelaskan lebih detil di bab selanjutnya.
3. Bebas dari banjir dan kebakaran. Walaupun banjir (yang setiap tahun sudah menjadi tradisi kita di tanah air Indonesia ini) atau kebakaran, bisnis anda tetap jalan.
4. Lebih ada waktu luang dan juga waktunya lebih flexibel. Dengan Internet Marketing, *hampir* semuanya bisa di automated dan dapat di jalanin dengan waktu yang minim, ketika anda sudah membuat sebuah sistem.
5. Mekanisme kerja yang sangat flexibel. Anda bisa kerja dimana saja dan dimana saja asal ada laptop dan koneksi internet.
6. Jika anda seorang karyawan, tentunya anda tidak akan lagi mempunyai penhasilan tetap. Artinya anda adalah seorang netpreneur (internet entrepreneur), atau yang di sebut pengusaha internet. Ketika anda baru mulai, DIJAMIN 100% penghasilan anda pasti lebih sedikit dibanding gaji anda. Tetapi apabila anda menekuni dan mengetahui caranya berbisnis di internet, maka DIJAMIN 100% pula penghasilan anda akan JAUH lebih besar daripada gaji anda.
Catatan: Untuk melakukan Internet Marketing, anda perlu mengerti bahasa Inggris. Anda tidak perlu mahir, hanya perlu mengerti membaca tulisan bahasa Ingriss yang sederhana. Yang simple simple saja.
Internet Marketing Tidak Gampang
Mungkin anda pernah atau bahkan sering dengar bahwa menjalankan Internet Marketing gampang. Klik sini, bikin website, klik situ, terus tinggal tunggu dan dollar pun mengalir…
Sounds familiar eh?
Lebih parah lagi, anda pernah dijanjikan bahwa kalau anda beli produk Internet Marketing A atau produk Internet Marketing B sekarang juga, maka anda bisa menjadi kaya raya dalam 1 bulan/1 minggu/1 hari, bahkan terakhir-terkahir saya dengar dari teman saya ada juga yang dalam 30 menit???
Mungkin mereka adalah genius/sakti/sangat pintar sekali sehingga bisa menjadi kaya dalam waktu yang begitu cepat. Orang2 seperti ini sangat langka sekali. Saya pun ingin belajar dari mereka. Tetapi untuk kebanyakan orang yang biasa- biasa saja (seperti saya), dengan PD selangit saya mengatakan kepada anda itu TIDAK AKAN TERJADI!
Menurut saya, menjalankan Internet Marketing bukanlah hal yang gampang. Bahkan kalau mau lebih jujur, Internet Marketing susah.
Susah tapi bukan berarti tidak bisa! Asal anda menekuni di bidang ini dan tujuan/goals anda jelas, maka rintangan apapun juga bisa anda lewati. Bukannya saya mau takut-takutin, tetapi sebaiknya jika anda mau terjun di
Internet Marketing, siapkanlah mental anda untuk TIDAK mendapatkan hasil dan uang selama 6 bulan – 1 tahun pertama.
3 Jenis Penghasilan Yang Dapat Diperoleh Lewat Internet
Marketing
1. Menjual produk sendiri (Product Creation)
2. Menjual produk orang lain (Affiliate Marketing)
3. Menyediakan website untuk menampilkan iklan orang lain (Ads Marketing)
Menjual produk sendiri saya rasa cukup jelas ya. Jadi kita mempunyai produk sendiri yang kita bisa jual, dan ketika terjual maka terima penghasilan.
Menjual produk orang lain atau yang disebut Affiliate Marketing adalah menjual produk orang lain dimana ketika kita berhasil menjualkannya, maka kita menerima komisi dari sang penjual. Jangan loyo dulu ketika anda mendengar komisi.
Di dunia Internet Marketing, komisi anda bisa mencapai 75% dari harga produk! Jadi bukan seperti komisi (hmm....1-2%) yang biasa anda dapat.
Untuk nomor 3 (Ads Marketing), artinya kita mempunyai sebuah website dan orang akan memasang iklan mereka di website kita, dan tentunya kita dibayar.
Saya berasumsi anda adalah seorang beginner, maka saya menyarankan anda memilih nomor 2 (affiliate marketing) dan/atau 3 (ads marketing) untuk saat ini.
Prinsip Menjual
Sebelum kita mulai, anda perlu mengeri mengapa manusia membeli sesuatu. Jika anda bergerak di bidang sales/marketing, tentunya anda sudah tahu prinsip ini. Namun tetaplah baca yang berikut ini.
Manusia mempunyai masalah. Seringkali mereka tidak tahu bagaimana mememcahkan masalah tersebut, atau jika mereka tahu bagaimana caranya memecahkan masalahnya, mereka akan menghabiskan waktu dan tenaga yang banyak untuk memecahkannya.
Jadi tugas anda sebagai seorang marketer adalah menemukan apa saja
masalah manusia dan kemudian MEMBANTU (bukan memaksa) mereka dengan memberikan solusi yang TEPAT kepada mereka. Saya yakin anda sedah sering dengar yang ini. Tetapi hanya mendengar saja tidak cukup, anda harus melakukannya.
Diatas saya sengaja menggunakan caps lock pada kata MEMBANTU dan TEPAT. Ingat, jangan memaksa mereka dengan solusi yang ngaco (alias solusi yang tidak jelas yang tidak ada hubungan dengan masalahnya tetapi anda memaksa menawarkan solusi tsb).
Anda tidak akan berhasil dengan cara ini. DIJAMIN 1000%!
Contoh: Anda tahu bahwa banyak wanita gemuk yang sangat ingin melangsingkan badannya. Tentunya anda akan menawarkan ia produk/jasa yang bisa membantu ia melangsingkan badannya. Apabila anda menawarkan obat jerawat kepadanya, menurut anda apakah akan laku?
Point yang saya mau sampaikan adalah:
Berikan solusi yang TEPAT kepada orang yang TEPAT.
Menentukan Pasar Yang Akan Anda Bidik
1. Tentukan anda mau bergerak di bidang apa? Dalam bahasa inggris, ini adalah Niche. Jadi niche apa yang anda mau bidik? Dalam contoh diatas, niche nya adalah solusi pelangsingan tubuh atau yang disebut weight
loss.
2. Siapa target konsumen anda? Ini disebut target audience. Kembali lagi ke contoh diatas, target audience anda adalah wanita yang gemuk.
Saya menyarankan anda memilih niche yang anda familiar/pahami. Jika anda mengerti seluk beluk niche yang anda pilih, akan jauh lebih gampang untuk mendapatkan penghasilan.
Lebih baik lagi apabila anda memilih niche yang anda pahami DAN juga yang anda sukai. Ketika anda mengerjakan sesuatu yang anda sukai (seperti hobby) anda tidak akan merasa lelah dan membosankan. Contoh: Jika anda suka main game playstation, apakah anda merasa gembira atau menyebalkan ketika anda diminta bermain playstation? Pertanyaan aneh dan bodoh kan? Hehehe...iya saya tahu ☺
Bisa juga sih anda membidik pasar yang anda tidak pahami dan tidak sukai, namun akan jauh lebih sulit.
Banyak orang dan Internet Marketing ”Guru” akan membantah kalimat diatas saya. Mereka sering menyatakan bahwa anda harus mempunyai “multiple streams of income”, dan caranya adalah untuk membidik sebanyak-banyaknya pasar yang berbeda.
Mungkin mereka benar juga, namun buat saya yang telah saya mengalami adalah apabila kita memfokuskan diri pada satu bidang yang kita pahami maka hasilnya akan jauh lebih bagus dibanding apabila kita comot sini comot situ.
Buat saya, lebih baik saya menjadi sangat ahli di suatu bidang dibanding menjadi biasa-biasa saja di 100 bidang. Tapi ini bukan berarti anda tidak boleh terjun ke banyak bidang. Hal itu boleh boleh saja, semua tergantung pilihan anda.
Namun, walaupun anda hanya menekuni 1 niche, anda juga bisa mendapatkan
“multiple streams of income”.
Contoh: Anda membidik pasar golf. Target audience anda adalah orang2 yang berantusias main golf. Anda bisa memasarkan berbagai produk dan jasa golf seperti: sepatu golf, raket golf, kaos golf, buku yang mengajarkan cara bermain golf sehingga jadi expert, dll.
Coba anda berpikir lagi, kira2 apa lagi ya yang bisa anda tawarkan kepada mereka? Kira2 mereka sering hang out dimana saja? Gaya hidupnya seperti apa?
Orang2 yang antusias bermain golf biasanya adalah orang yang kelas
menengah keatas (untuk main golf tidak murah lho). Kemungkinan besar mereka mempunyai mobil, kartu kredit, rumah, dll.
Bisakah anda menawarkan kartu kredit yang bisa memberikan diskon kepada mereka ketika mereka bermain golf? Seperti halnya sekarang banyak kartu kredit yang menawarkan diskon besar-besaran di cafe2 terntentu.
Bisakah anda menawarkan asuransi mobil atau asuransi rumah?
Anda pasti bilang: ”Iya secara teori sih ngomong gampang, tapi ga semudah itu. Kemungkinan mereka pasti sudah punya asuransi lah”.
Yang anda pikir benar juga. Namun, ga ada salahnya kan anda mencoba menawarkan? Dalam hal ini, asuransi biasanya diperpanjang setiap tahun. Jika anda telah membina hubungan yang baik dengan mereka, bisa saja mereka pindah asuransi ke tempat yang anda tawarkan.
Membina hubungan dengan pelanggan anda adalah hal yang TERPENTING untuk kesuksesan bisnis anda, apakah itu online maupun offline. Ini HARUS dijadikan PRIOTITAS UTAMA.
Jika anda benar-benar telah membina hubungan yang baik dengan mereka, ini akan semakin menguntungkan bagi anda apabila anda mempunyai produk sendiri. Namun, seperti yang saya katakana sebelumnya, karena saya asumsi anda masih beginner, saya menyarankan anda melakukan Affiliate Marketing & Ads Marketing terlebih dahulu.
Sebelum lari, kita harus belajar berjalan dulu. Setuju?
Memastikan Niche Yang Anda Pilih Diminati Cukup Banyak
Orang
Sekarang anda sudah menentukan niche anda. Bagus.
Langkah selanjutnya adalah bertanya kepada diri anda sendiri: “Apakah niche yang saya pilih adalah niche yang diminati cukup banyak orang?”
Percuma kalau kita memilih niche yang kita pahami dan sukai, tetapi tidak ada calon customer.
Untuk itu, pergilah ke Google Keyword Tool:
Dan ketik ”golf” (tanpa tanda kutip) seperti yang terlingkar merah diatas, lalu tekan tombol ”Get Keyword Ideas”.
Selanjutnya, anda akan melihat seperti yang dibawah ini:
Google akan memberikan keywords yang berhubungan dengan “golf”, seperti
“golf clubs”, “golf swing”, “golf equipment” dst.
Anda bisa mendapatkan ide2 dari sini. Mungkin tadinya anda tidak kepikir mempromosikan “golf balls”, tapi setelah lihat hasil seperti diatas ini, anda jadi mendapatkan ide baru.
Bagaimana Google mendapatkan keywords2 tsb? Google mendapatkannya berdasarkan data bulan-bulan sebelumnya. Sekarang pada saat saya menuliskan ini adalah February 2008, maka Google mengambil datanya dari bulan-bulan sebelumnya.
Lihat kolum ke 2 (January Search Volume). Jika anda klik link ini, maka seluruh keywords akan tersortir sesuai jumlah orang yang mengetik keyword tsb di urut dari paling banyak yang mencari (paling atas) s/d paling sedikit yang mencari (paling bawah) pada bulan sebelumnya (Januari 2008).
Jika anda klik kolum ke 3 (Avg Search Volume), maka seluruh keywords akan tersortir sesuai jumlah orang yang mengetik keyword tsb di urut dari paling banyak yang mencari (paling atas) s/d paling sedikit yang mencari (paling bawah) pada 12 bulan terakhir.
0 Comments:
Posting Komentar